GORUT, Telitinews.com – Potensi atlet muda Gorontalo Utara kembali menunjukkan perkembangan positif. Kali ini, prestasi membanggakan datang dari Aisyah Sayyidatun Nisa Nuna, siswi SDIT Insan Mulia Gorontalo Utara, yang berhasil meraih Juara III dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Gorontalo Piala Gubernur 2026.
Aisyah berhasil menempati posisi ketiga pada kategori Kata Perorangan Putri Usia Dini dalam kejuaraan yang berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) David Tony tersebut.
Prestasi ini menjadi pencapaian tersendiri bagi Aisyah yang masih berada di usia sekolah dasar. Di tengah persaingan dengan atlet-atlet dari berbagai daerah di Provinsi Gorontalo, ia mampu menunjukkan kemampuan dan keberanian untuk tampil dalam kompetisi tingkat provinsi.
Aisyah merupakan salah satu atlet binaan Dojo Insan Mulia Gorontalo Utara yang mewakili Forki Inkado Gorontalo. Dalam kejuaraan tersebut, ia didampingi Sensei Rahmat Kinga selaku pelatih bersama tiga atlet lainnya, yakni Muhammad Arnav Pomanto, Mohamad Reza Pakaya, dan Khairul Ikram Tuliabu.
Dari empat atlet yang dikirimkan, tiga di antaranya berhasil meraih Juara III pada kategori masing-masing. Selain Aisyah, prestasi tersebut juga diraih Muhammad Arnav Pomanto pada kategori Kata Perorangan Putra Usia Dini dan Mohamad Reza Pakaya pada kategori Kata Perorangan Putra Pemula. Sementara Khairul Ikram Tuliabu turut berkompetisi pada kategori Kata Perorangan Putra Prapemula.
Keberhasilan tersebut menjadi hasil positif dari keikutsertaan Dojo Insan Mulia dalam kompetisi tingkat provinsi, sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi para atlet muda untuk meningkatkan kemampuan dan mental bertanding.
Kebanggaan juga dirasakan keluarga Aisyah. Orang tuanya, Sumitro A. Nuna yang menyaksikan langsung jalannya pertandingan mengaku bahagia dan terharu melihat putrinya mampu tampil di ajang tersebut hingga berhasil membawa pulang prestasi.
“Sebagai orang tua, tentu kami merasa sangat bangga dan terharu bisa menyaksikan langsung Aisyah bertanding. Melihat keberanian, semangat, dan kesungguhannya saat berada di arena pertandingan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami. Apalagi ia berhasil meraih Juara III. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga dan menjadi motivasi bagi Aisyah untuk terus belajar serta mengembangkan kemampuannya,” ungkap Sumitro orang tua Aisyah.
Menurutnya, prestasi yang diraih tersebut diharapkan tidak membuat Aisyah cepat berpuas diri, melainkan menjadi penyemangat untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.
Ia juga berharap semakin banyak anak-anak di Gorontalo Utara yang mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan bakat dan minat mereka di bidang olahraga.
“Kami berharap Aisyah terus semangat berlatih dan tidak mudah puas dengan pencapaian saat ini. Kami juga berharap anak-anak Gorontalo Utara lainnya mendapatkan kesempatan dan dukungan untuk mengembangkan potensi mereka. Saya yakin daerah ini memiliki banyak bibit atlet muda yang bisa berprestasi apabila dibina dengan baik,” tambahnya.
Lebih dari sekadar pencapaian individu, prestasi Aisyah bersama rekan-rekannya menjadi gambaran bahwa Gorontalo Utara memiliki potensi atlet muda yang perlu terus dikembangkan melalui pembinaan olahraga sejak usia dini.
Bakat dan kemampuan anak-anak daerah membutuhkan ruang untuk tumbuh. Selain latihan yang terarah, kesempatan mengikuti kompetisi juga menjadi bagian penting dalam membangun mental bertanding, kedisiplinan, serta meningkatkan kemampuan teknis para atlet.
Karena itu, pembinaan atlet usia dini membutuhkan perhatian dan dukungan bersama, baik dari keluarga, sekolah, perguruan olahraga, maupun pemerintah daerah. Dukungan yang berkelanjutan diharapkan mampu membuka peluang bagi atlet-atlet muda Gorontalo Utara untuk tidak hanya bersaing di tingkat provinsi, tetapi juga melangkah ke kompetisi yang lebih tinggi.
Prestasi Aisyah di Kejurda Forki Gorontalo Piala Gubernur 2026 menjadi salah satu langkah awal dalam perjalanan seorang atlet muda. Dengan pembinaan yang konsisten, kesempatan bertanding, serta dukungan dari berbagai pihak, bukan tidak mungkin Gorontalo Utara akan melahirkan lebih banyak atlet karate berprestasi yang mampu membawa nama daerah di tingkat nasional. (SN)














