JAKARTA | Telitinews.com – Di tengah berbagai dinamika dan perhatian publik terhadap proses penegakan hukum yang belakangan menjadi sorotan, sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan Kejaksaan Agung dipastikan tetap berjalan solid. Ketiga institusi menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas nasional, penegakan hukum, serta mengawal program-program strategis pemerintah.
Komitmen tersebut tercermin melalui rangkaian silaturahmi yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada Senin (13/7). Pertemuan tersebut menjadi simbol kuat bahwa hubungan antarlembaga negara tetap harmonis, profesional, dan dilandasi semangat kolaborasi dalam menjalankan tugas serta fungsi masing-masing.
Dalam keterangannya kepada awak media usai pertemuan, Kapolri menegaskan bahwa tidak ada persoalan ataupun perpecahan antara Polri dan Kejaksaan Agung. Menurutnya, kedua institusi memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan kepastian hukum, rasa aman, dan keadilan kepada masyarakat.
Kapolri juga menyampaikan bahwa sinergi tersebut akan terus diperkuat hingga ke tingkat daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Langkah itu dinilai penting agar koordinasi dalam penegakan hukum, pemeliharaan keamanan, serta pengawalan berbagai agenda strategis nasional dapat berjalan secara efektif.
Senada dengan itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa sinergi antara Kejaksaan dan Polri bukanlah hal baru, melainkan bagian dari pelaksanaan sistem peradilan pidana terpadu (integrated criminal justice system) yang selama ini telah berjalan.
Ia menegaskan bahwa kedua institusi memiliki tanggung jawab yang sama dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat, sehingga berbagai dinamika yang berkembang tidak seharusnya dimaknai sebagai adanya konflik antarlembaga.
“Tujuan kami sama, yaitu memberikan rasa aman dan rasa keadilan kepada masyarakat. Kami tidak bisa dipisahkan,” tegas Jaksa Agung.
Selain memperkuat koordinasi antara Polri dan Kejaksaan, komunikasi dengan TNI juga terus dijaga sebagai bagian dari upaya mempererat sinergi antarlembaga negara dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, mendukung penegakan hukum, serta mengawal berbagai program pembangunan nasional.
Pertemuan para pimpinan ketiga institusi tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga koordinasi, profesionalisme, dan soliditas dalam menjalankan tugas sesuai kewenangan masing-masing. Hal itu sekaligus menjadi pesan kepada masyarakat bahwa proses penegakan hukum tetap berjalan berdasarkan mekanisme yang berlaku tanpa mengganggu hubungan kelembagaan.
Melalui penguatan koordinasi tersebut, TNI, Polri, dan Kejaksaan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas nasional, memperkuat penegakan hukum yang profesional, serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. (SN)
Sumber Informasi: Dokumentasi dan keterangan yang dipublikasikan melalui akun Instagram resmi Divisi Humas Polri (@divisihumaspolri).














