GORONTALO UTARA – Warga Desa Leboto, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, dikejutkan dengan penemuan sesosok pria yang telah meninggal dunia di area perkebunan, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 11.30 WITA.
Korban pertama kali ditemukan oleh Samsudin Ahmad, warga Desa Mootinelo, yang saat itu sedang mencari ternaknya di sekitar lokasi. Ketika berada di area kebun, ia melihat seorang pria tergeletak dalam kondisi tubuh tertutup bambu dan pelepah kelapa kering.
Merasa curiga dengan kondisi tersebut, Samsudin segera menghubungi adik iparnya, Oni, sebelum melaporkan kejadian itu kepada Kepala Desa Mootinelo dan diteruskan ke Polres Gorontalo Utara.
“Saya langsung menghubungi Oni (adik ipar), kemudian Kepala Desa Mootinelo, lalu melaporkannya ke Polres Gorontalo Utara,” ujar Samsudin.
Korban diketahui mengenakan kemeja batik berwarna cokelat dan celana pendek biru. Hingga proses evakuasi dilakukan, identitas korban belum berhasil diketahui.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Polres Gorontalo Utara langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta melakukan identifikasi awal terhadap korban dan lingkungan sekitar.
Kapolres Gorontalo Utara AKBP Ahmad Eka Perkasa, melalui Kasat Reskrim Polres Gorontalo Utara, AKP Sofyan Ishak, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.
“Korban ditemukan di kebun warga dalam kondisi tertutup bambu dan pelepah kelapa kering,” kata AKP Sofyan.
Selama proses olah TKP berlangsung, sejumlah warga tampak memadati area sekitar lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi dan penyelidikan yang dilakukan petugas.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa penyebab kematian korban masih belum dapat dipastikan. Penyidik masih mengumpulkan berbagai keterangan dan barang bukti guna mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut.
“Masih dalam penyelidikan penyebab kematian korban,” ujar AKP Sofyan.
Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Zainal Umar Sidiki Gorontalo Utara guna menjalani pemeriksaan medis, termasuk autopsi apabila diperlukan, sehingga penyebab kematian dapat dipastikan secara ilmiah.
Polres Gorontalo Utara juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi yang dapat membantu mengungkap identitas korban agar segera menghubungi pihak kepolisian. Hingga berita ini dipublikasikan, proses penyelidikan masih terus berlangsung. (SN)














