GORUT, Telitinews.com – Kepedulian terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Gorontalo Utara melalui apel pagi yang dirangkaikan dengan doa bersama lintas agama, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Gorontalo Utara sekitar pukul 07.45 WITA tersebut dipimpin langsung Kapolres Gorontalo Utara AKBP Ahmad Eka Perkasa, S.I.K., dan diikuti Wakapolres Kompol Sofyan H. Abubakar, S.E., M.H., para pejabat utama (PJU), personel, serta rohaniwan lintas agama.
Para pemuka agama turut mendampingi Kapolres di podium untuk memanjatkan doa bagi masyarakat NTT, khususnya para korban, keluarga terdampak, para penyintas, serta petugas dan relawan yang masih melakukan penanganan bencana.
Doa tersebut juga memohon perlindungan, keselamatan, kekuatan dan ketabahan bagi masyarakat NTT, termasuk kemudahan bagi warga yang masih mengungsi untuk mendapatkan makanan, air bersih, tempat berlindung dan pelayanan kesehatan.
Kehadiran para rohaniwan lintas agama menjadi simbol kerukunan dan persatuan bahwa kepedulian terhadap sesama tidak dibatasi oleh perbedaan keyakinan maupun latar belakang.
Kapolres Gorontalo Utara AKBP Ahmad Eka Perkasa mengatakan, doa bersama tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas jajaran Polres Gorontalo Utara terhadap masyarakat NTT yang sedang menghadapi musibah.
“Melalui doa bersama ini, kami ingin menunjukkan bahwa dalam menghadapi musibah kemanusiaan, kita semua dapat bersatu tanpa melihat perbedaan agama maupun latar belakang. Kami mendoakan saudara-saudara kita di NTT agar diberikan keselamatan, kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi situasi ini,” ujar Ahmad Eka Perkasa.
Tidak hanya melalui doa, jajaran Polres Gorontalo Utara juga menginisiasi penggalangan donasi di lingkungan internal kepolisian. Seluruh personel, baik pejabat maupun anggota, diberikan kesempatan untuk berpartisipasi secara sukarela sesuai kemampuan dan keikhlasan masing-masing.
“Selain doa, kami juga mengajak seluruh personel untuk ikut membantu melalui donasi sesuai kemampuan dan keikhlasan masing-masing. Mungkin nilainya tidak besar, tetapi yang paling penting adalah kepedulian dan keikhlasan kita untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” kata Kapolres.
Menurutnya, semangat kemanusiaan dan gotong royong harus terus dibangun, terutama ketika masyarakat di daerah lain sedang menghadapi musibah.
“Kemanusiaan adalah milik kita bersama. Perbedaan bukan menjadi penghalang untuk saling membantu. Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian kecil dari dukungan untuk masyarakat NTT agar dapat segera bangkit,” tuturnya.
Usai apel dan doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan makan pagi bersama Kapolres Gorontalo Utara dan para pemuka agama dalam suasana penuh kebersamaan.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 08.20 WITA.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Gorontalo Utara menunjukkan bahwa kepedulian terhadap korban bencana tidak hanya diwujudkan melalui doa, tetapi juga melalui aksi nyata dan semangat gotong royong untuk membantu sesama. (SN)














